Minggu, 22 Maret 2015

30 Hari Mengenang London Boy

Ah yaaaa...Saya rasa Saya sudah pernah memposting pertemuan pertama Saya dengan LB di blog ini beberapa tahun lalu. Yang baru saja follow blog Saya bisa kepo-in si LB ini di sini , di sini , di sini dan yang paling penting ada di sini juga di sini. Haahahaha...waktu itu dia masih anak sekolah 1 SMA dan gue belum 2 tahun kerja tapi udah Jadi kepala Bagian Keuangan & Belanja dan juga asisten Kepala Cabang. Jadilah waktu itu 
Baiklah, selanjutnya Saya akan cerita beberapa hari kemudian setelah hari jumat itu....

Hari Sabtu emaknya janji mau nganter si LB pagi, akhirnya weekend dari pagi gue nungguin dia dong, tapinya dia nggak jadi dateng. Besokannya Minggu pagi dia dateng, agak terlambat dengan rambut Emo nggak jelas dan mulut bau alkohol. Gue rasa ni orang semalem abis clubbing. Dan mood untuk ngajar seketika ilang, jadi ya gue ngajar dengan ekspresi palmface -____-'

Dia pikir gue lagi BT dengan pacar gue, trus dia nanya "Have you been hurted by someone?"
Gw jawab.. "Yeah...ah, no...no...no...I'm okay now. don't worry, I'm just lil bit tired" sejujurnya tired karena hari minggu harus ngantor dan muridnya Dia doang, hahaahahha... mungkin dia pikir gue lagi sedih karena nggak bisa ngedate sm pacar gue. (gue sengaja bohong pas dia nanya udah punya pacar, gue bilang aja udah, tapi dia kerja di Bogor jadi jarang ketemu).

Dan kelas matematika berakhir, berganti dengan subject "konsultasi pacaran"
dia cerita dia juga pernah sedih, "my ex girlfriend did this to me" trus dia nunjukin pergelangan tangannya yang banyak bekas luka silet-siletan, dan gue terhenyak...gue pikir dia make narkoba.
"wow, that's terrible. Btw where is she now?"
"she died"
*kemudian hening*
dan gue yang sedikit shock berusaha mengalihkan pembicaraan kemudian mengakhiri kelas. Tapi emaknya nggak jemput-jemput. Jadi udah bilang bye-bye berkali kali sambil senyam-senyum nggak jelas, dia nggak pergi-pergi juga. Ternyata dia nggak punya pulsa buat nelpon mamake, hahaahah. trus gue anterin aja dia turun ke bawah dan minjem telpon di resepsionis.

Besoknya senen (((SENIN)))
oHH...I hate Monday, terutama mendekati akhir bulan gue harus masuk-masukin data secara manual dan mengecek dan merekap laporan-laporan keuangan seluruh divisi. Jadilah pagi-pagi gue udah di kelas nungguin LB dateng sambil masuk-masukin data belanjaan kantor ke buku besar. kemudian tiba-tiba dia datang, ngeliat gue lagi sibuk dan serius dia nanya
"heyy, what r u doin Jane? Can I help you?"
"Ah...heyy...I'm just doin' my homework. No...no...don't worry, I'll finish this later. It's okayy!" :)
"Aaaah...come on, lemme help you, just tell me how to finish this report"
yaudah...gue suruh aja dia masuk-masukin itu data belanjaan dapur kantor selama seminggu, ternyata dia ngerti bahasa indonesia sedikit-sedikit.hahahaa...
Gue pikir baik banget ni anak mau bantuin gue, ternyata dia lakuin itu supaya belajar Maths & Sciencenya berkurang, ahaahaha...dasar curang!
Yaaah...dia emang nggak berbakat soal hitung-menghitung, seperti yang dia bilang waktu pertama kali gue ngajarin dia perkalian dan penjumlahan pecahan. tapi dia berbakat di bidang musik. Gue tau itu waktu dia buka laptopnya dan nunjukin partitur-partitur musik yang lagi dia siapkan untuk konsernya 2 bulan lagi. Ternyata selain les disini dia juga les musik dan les bahasa inggris (meskipun Englishnya udah lancar jaya, secara dia lahir di Aussie dan belasan tahun tinggal di London). Ahiyaaa....sejujurnya waktu hari senin gue masih belom bisa mengingat namanya, entahlah, kebiasaan gue emang sulit menghapal nama orang yang baru dikenal karena setiap hari gue banyak bertemu anak baru. Gue baru ngeh kalo nama dia "Josh" pas dia nyalain laptopnya. Avatar di username laptopnya adalah foto cowok emo dengan gitar merahnya, ini dia.
dan setelah gue nanya nama lengkapnya, gue lgsg cari di FB (karena ruangan gue ada wi-fi) dan karena namanya pasaran, tapi gue langsung tau yang mana akun FB dia. "Heyy, is it your FB?"
"Yeah...that's mine. How do you know it's mine? There's so many Josh in FB, right?"
gue cuma senyum, yaaah...tau lah, karena josh yang suka gitar dan model rambut emo yaaa kemungkinan besar adalah si London Boy yang di sebelah gue ini... :) btw ini profile pic FBnya si London Boy.
Kita temenan di FB meskipun tiap hari ketemu, tapi dia jarang buka FB, dia sibuk dengan gitar dan youtube. jadi dia pun nanya nomer hape gue berapa, haahahaha...gue kasih aja, tapi gue bilang ke dia, jangan nelpon gue sore-sore, karena belom pulang kerja. Jangan malem-malem juga, karena room mate gue malem2 udah pada tidur. Jadi sms aja ya.